Kode SahamSetiap saham pasti memiliki kode saham tanpa terkecuali. Kode saham merupakan bukti bahwa saham tersebut telah tercatat dalam bursa efek. Kode tersebut merupakan bentuk identifikasi saham sehingga surat saham pun nilainya akan lebih akurat dan valid. Kode saham ada dua macam, yaitu kode perdagangan dan kode ISIN. Dua-duanya harus ada dalam surat saham jika memang surat sudah tercatat di bursa efek. ISIN merupakan kepanjangan dari International Standard Identification Number dimana kode tersebut merupakan bukti bahwa saham sudah diakui secara internasional. Kode ISIN lebih panjang daripada kode perdagangan yang hanya berupa empat digit angka karena kode ISIN jumlahnya mencapai 12 digit.

Fungsi dari kode saham ISIN sebenarnya ditujukan untuk saham-saham yang memang beredar secara internasional. Hal ini karena dalam skala internasional, saham harus mendapatkan penomoran. Jadi, surat saham yang diedarkan hingga kancah internasional harus memiliki kode ISIN. Kode ISIN dari setiap negara nantinya akan diumumkan dan diterbitkan di seluruh dunia. Jadi, tidak semua saham memiliki kode ISIN, hanya saham yang diedarkan ke seluruh dunia dimana investornya berasal dari berbagai belahan negara yang diterbitkan dengan kode ISIN. Biasanya saham bisa dikenali secara langsung dari kode sahamnya. Hal-hal mengenai kode saham pun juga harus diketahui oleh para calon investor karena hal ini berkaitan dengan penerbitan dan pencatatan saham.