Manajer InvestasiDalam investasi reksadana, Anda tentu mendengar tentang manajer investasi. Sering disingkat pula dengan MI, perusahaan ini memiliki peranan yang sangat penting dalam memastikan legalitas dan keamanan produk reksadana. Selain itu, MI menjadi perantara bagi para investor dengan modal terbatas untuk memperoleh hak penanaman modal pada produk keuangan yang bernilai mencapai ratusan juta.

Manajer Investasi adalah pihak yang mengelola dana reksadana. Fungsinya sangat penting sebab MI-lah yang memutuskan produk keuangan mana yang dapat dibeli dan kapan waktu paling tepat untuk menjualnya kembali. Sedangkan para investor hanya cukup menyetorkan modal dan menunggu waktu pembagian keuntungan sambil terus memantau perkembangan dari investasinya. Tentu saja, MI tidak melakukan tugasnya dengan sukarela. Mereka memperoleh keuntungan dari sistem pemotongan biaya yang dikenakan pada aset reksadana. Fee tersebut diperhitungkan berdasarkan prosentasi tertentu  dari kekayaan yang dikelola dan secara terbuka di cantumkan di prospektus reksadana. Dengan begitu, calon investor dapat mempelajari terlebih dahulu informasi tersebut sebelum memutuskan membeli reksadana.

Tidak semua orang atau institusi dapat berperan menjadi manajer investasi. MI harus mendapatkan ijin resmi dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Selain itu, mereka juga harus memiliki keahlian, pengalaman serta modal dalam mengelola portfolio investasi reksadana. Keharusan tersebut bertujuan untuk melindungi hak para investor serta memastikan dana yang mereka tawarkan tetap aman di bawah pengelolaan MI berijin resmi.