image_thumbDalam dunia belajar dan mengajar, orang mesti mengenali perbedaan pembelajaran pedagogi dan andragogi. Secara umum di dalam sebuah kelas, seorang guru bisa mengajarkan apapun kepada muridnya dengan berbekal pada metode tertentu yang sudah terbukti sekaligus teruji berkali-kali di lapangan. Apakah itu gaya visual, kinestetik, maupun auditory, pada dasarnya semua gaya belajar menginduk pada ilmu tentang pengajaran. Nah, di sini orang mengenal dua istilah, yakni andragogi serta pedagogi. Pedagogi adalah ilmu, yang sekaligus merujuk pada seni atau bagaimana orang menerapkan metode tertentu untuk mengajar. Jadi istilah ini merujuk pada gaya pembelajaran tertentu yang menginduk pada metode tertentu. Perlu diingat bahwa pedagogi berkaitan erat dengan filosofi atau keyakinan yang dianut oleh seseorang ketika dia memulai sesi mengajar.

Bila filosofi seorang pedagogis berkaitan erat dengan tujuan pembelajaran, kondisi pribadi, lingkungan sekitar, tingkat pengetahuan yang dimiliki, dan lain sebagainya seperti pengalaman, maka andragogi lebih banyak merujuk pada proses pembelajaran. Artinya adalah: perbedaan pembelajaran pedagogi dan andragogi terletak pada pengertian dan bagaimana keduanya digunakan untuk mendefinisikan proses pembelajaran. Satu hal yang pasti, pengalaman diri merupakan satu kesamaan penting yang antara kedua istilah yang sekilas tampak berbeda itu. Di dalam istilah andragogi, pokok bahasan apapun – dalam kerangka ilmu – memiliki kaitan erat dengan kehidupan pribadi, sehingga pada dasarnya ada keterkaitan langsung antara pekerjaan dengan pengalaman seorang individu.

Hanya saja ada beberapa perbedaan penting yang harus diketahui. Bila andragogi menerapkan gaya belajar yang independen, maka pedagogi menerapkan gaya belajar yang dependen atau terkait dengan kurikulum tertentu. Pun dalam hal tujuan, di mana andragogi menerapkan tujuan pendidikan yang fleksibel, sementara tujuan dalam istilah pedagogi telah ditentukan sebelumnya. Andragogi juga menerapkan metode pelatihan aktif yang disesuaikan dengan pengalaman peserta didik; sementara pedagogi menerapkan metode pelatihan yang lebih pasif, seperti ceramah, kuliah umum, dan lain sebagainya. Perbedaan pembelajaran pedagogi dan andragogi terletak pada satu inti lain, yakni bila pedagogi berpusat pada pengetahuan teoritis, maka andragogi berpusat pada masalah kehidupan yang nyata.